Tampilkan postingan dengan label bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bumi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Maret 2014

5 Makhluk Bumi yang Mungkin Mampu Hidup di Luar Angkasa

Pasti ada pertanyaan di dalam benak kita, "Apakah ada makhluk hidup di bumi ini yang mampu tinggal dan bertahan hidup di planet lain?" Jika kita berbicara soal manusia, mungkin tidak. Tetapi kalau makhluk yang lainnya mungkin saja. Lima makhluk bumi di bawah ini mungkin bisa untuk menjawab pertanyaan tersebut.


Untuk bertahan hidup, manusia selalu membutuhkan unsur-unsur pendukung kehidupan, seperti salah satu yang krusial, yaitu Oksigen. Namun, beberapa makhluk hidup yang ada di bumi ini ternyata memiliki karakteristik yang cukup unik dan ini memungkinkan mereka untuk hidup pada kondisi ekstrim di luar angkasa sana.


1. Cacing Yang Hidup di Es Metana

Jika melihat bentuknya, mungkin kita akan teringat dengan salah satu makhluk dalam film Alien. Namun, makhluk yang terlihat cukup mengerikan ini sebenarnya adalah makhluk bumi.


Makhluk ini sesungguhnya adalah seekor cacing yang hidup di lempengan es Metana, yang terdorong ke permukaan dari dasar laut di dekat pantai Mexico. Es Metana adalah sebuah gas Hidrat yang terbentuk secara alami pada tekanan tinggi dan temperatur rendah di dasar laut yang dalam.

Menurut para ahli dari Pennsylvania State University, penemuan cacing ini telah membangkitkan berbagai spekulasi mengenai kehidupan di luar angkasa.

Erin McMullin, salah satu peneliti yang turut menemukan cacing tersebut, berkata, "Sangat menyenangkan ketika kita sibuk berspekulasi mengenai kehidupan di planet lain, kita malah terus menemukan bentuk kehidupan baru yang sepertinya bukan berasal dari planet Bumi."

Lalu, jika kita memberikan sebuah tempat baru baginya di angkasa luar, dimanakah tempat yang cocok baginya? Jawabannya adalah Titan, salah satu bulan Saturnus.

Titan, terdapat lautan Metana yang berlapis-lapis. Jika kita menaruh cacing ini di Titan, ada kemungkinan ia dapat bertahan hidup dengan mendiami lapisan es tersebut.

2. Makhluk Yang Mampu Hidup Pada Ruang Hampa

Setelah melihat foto di bawah ini, mungkin kebanyakan dari Ente akan segera teringat dengan kata "beruang". Tidak salah memang, tetapi makhluk lucu ini bukan seekor beruang, ia bernama "Tardigrade". Karena kemiripannya dengan beruang, ia juga sering disebut dengan nama Beruang air.


Berbeda dengan beruang darat yang bertubuh besar, makhluk ini hanya memiliki panjang sekitar setengah milimeter. Ini membuatnya tidak terlihat oleh mata telanjang.
Tapi ingat, jangan Ente menilainya hanya dari sekedar ukurannya saja. Makhluk mikro ini termasuk salah satu makhluk hidup yang paling tangguh di muka Bumi ini.


Ia memiliki kemampuan lebih, yaitu bisa masuk ke dalam kondisi diam sempurna yang disebut "TUN". Dalam kondisi tersebut, makhluk ini bisa bertahan terhadap fluktuasi temperatur, bahkan yang paling ekstrim sekalipun.
Pada tahun 2008, beberapa ekor Tardigrade ikut dikirim ke luar angkasa, dan terbukti kalau mereka bahkan bisa bertahan di dalam ruang hampa udara. Jadi, jika kita melepasnya ke ruang angkasa, ada kemungkinan kalau makhluk ini bisa mengarunginya hingga menemukan tempat berdiam yang cocok baginya.

3. Cacing Raksasa Pemakan Belerang

Makhluk ini hidup di tepi gunung api super panas jauh di dasar lautan. Dan ia memakan belerang yang dibawa oleh bakteri lokal.

Cacing raksasa ini bisa bertumbuh hingga sepanjang 2,1 meter dan bisa hidup 5 mil di bawah permukaan laut dalam kondisi tekanan yang ekstrim. Tubuh mereka didominasi oleh warna merah. Ini karena banyaknya nadi yang berisi darah di dalamnya.


Yang menarik dari cacing ini adalah kemampuannya bertahan terhadap panas yang ekstrim dan masih tetap bisa menerima kebutuhan hidup yang cukup.

Dimanakah tempat yang cocok baginya di luar angkasa? Makhluk ini mungkin bisa hidup di Venus, dimana terdapat sumber belerang yang luar biasa banyak disana.

4. Mikroba Antartika Pemakan Besi

Darah mengalir deras di Antartika. Apakah ada pembantaian hewan besar-besaran yang sedang berlangsung disana? Ternyata tidak! Unsur berwarna merah itu ternyata mikroba yang berdiam di dalam kumpulan air yang terjebak di bawah lapisan es.


Menurut majalah Nature, "Cairan ini telah terjebak di dalam glasier selama paling tidak 1,5 juta tahun lamanya. Di dalamnya, paling tidak terdapat 30 jenis bakteri yang masing-masingnya memiliki pergerakan kimia yang unik."

Menurut salah satu peneliti bernama Mikucki, mikroba ini menggunakan sulfat sebagai katalis dalam sebuah rantai reaksi yang kompleks dimana penerima elektron akhirnya adalah besi.
"Ini adalah contoh bagaimana sebuah ekosistem bertinjauan bertahan walaupun tertutupi oleh kegelapan dan es yang tebal. Life Finds a Way."

Dengan karakteristik ini, maka mikroba ini mungkin dapat hidup di Europa, salah satu bulan Jupiter yang memiliki lautan yang kaya akan zat besi di bawah lapisan esnya yang tebal.

5. Bakteri Yang Mampu Bertahan Dari Radiasi

D. Radiodurans adalah nama bakteri ini. Ia mampu bertahan dalam dosis radiasi seribu kali lebih kuat dibanding dosis yang dapat diterima manusia. Kemampuan ini didapatkannya karena sistem pemulihan DNA-nya yang unik.

Manusia yang menerima radiasi umumnya meninggal, karena partikel radioaktif tersebut menghancurkan DNA-nya. Akibatnya sistem regulasi di tubuh pun terhenti.


Namun, tidak dengan bakteri ini, secara menakjubkan ia mampu menyusun kembali DNA-nya yang telah hancur.

Salah satu masalah yang dihadapi ketika manusia mencoba untuk hidup di bulan atau Mars, adalah adanya radiasi yang cukup mematikan. Jika bakteri ini dilepas di angkasa, maka radiasi yang ada di sana tidak akan mampu mempengaruhi tubuhnya.

Jadi, jika suatu saat kita mungkin telah mampu menjelajahi angkasa luar beserta planet-planetnya, jangan heran kalau suatu hari kita bisa menemukan makhluk seperti ini di sana. Mungkin saja. Why not?
ReadFull Article ..

Kamis, 06 Maret 2014

8 Nenek Perkasa di Bumi ini


Saat usia bertambah tua, kemampuan seseorang akan banyak berkurang. Mata semakin rabun, tulang keropos, gampang sakit, beruban, dan banyak lagi. Akhirnya, orang yang sudah tua sering diremehkan oleh golongan muda.

Tapi tidak dengan kumpulan nenek berikut ini, mereka tetap perkasa walau usia sudah tak muda lagi. Semoga, apa yang mereka perbuat bisa menjadi inspirasi agar kita, yang masih muda, bisa semangat dan berkarya lebih baik lagi.


1. Pendaki Gunung Everest Tertua


Seorang nenek berusia 73 tahun, Tamae Watanabe, dinobatkan menjadi pendaki gunung tertua yang pernah menaklukkan Gunung Everest. Watanabe mendapatkan rekor itu pada Sabtu kemarin.

Watanabe mendaki berangkat ke Kathmandu, Nepal, pada awal April, dan mendaki gunung itu hingga ke puncak.
2. Girl Band Rusia Nenek-nenek


 
Sebuah kelompok vokal yang dikenal dengan nama Buranovo Grannies menjadi buah bibir di Rusia setelah terpilih untuk menjadi wakil negara itu dalam lomba menyanyi Eurovision, seperti dilansir Sydney Morning Herald.

Sesuai namanya grannies alias nenek-nenek, personel "girl band" ala Rusia ini sudah berusia sekitar 80 tahun. Kalau usia keenam anggota mereka ditotal, maka jumlahnya lebih dari 400 tahun.


3. DJ 73 Tahun dari Polandia
Wika Szmyt adalah seorang nenek berusia 73 tahun. Walaupun ia sudah pensiun, Wika memanfaatkan waktu luangnya untuk bekerja sebagai DJ seminggu tiga kali di sebuah klub malam di Polandia. Wika juga sering terlibat dalam proyek musik modern, dimana ia mengajak orang – orang yang lebih muda untuk menikmati musiknya.


4. Nenek 98 Tahun Peraih Sabuk Hitam Judo
Sensei Keiko Fukuda mencetak sejarah. Perempuan 98 tahun ini menjadi perempuan pertama yang mendapat gelar sabuk hitam Judo level 10. Inilah tingkatan tertinggi di olahraga seni beladiri itu. 
Selain perempuan yang masih mengajar judo di Noe Valley, San Fransisco, Amerika Serikat ini,  hanya ada 16 orang di dunia yang mencapai gelar tertinggi di judo itu. Dari enam belas orang itu hanya empat orang yang masih hidup: Fukuda dan tiga lainnya adalah laki-laki yang tinggal di Jepang.


5. Nenek 72 tahun Mahir Akrobatik
 
Seorang nenek berusia 72 tahun menarik perhatian warga karena olahraga yang sehari-hari ia lakukan. Meski di usia senja, ia tak terlihat seperti nenek-nenek pada umumnya, tapi ia masih bisa melakukan olahraga dengan tingkat kelenturan tubuh yang mengagumkan.

Pensiunan bernama Tan Zhauxian, asal Nanning, ibukota Propinsi Guangxi, China Selatan ini dapat menekuk kakinya mendekati hampir setiap bagian tubuhnya.


6. Nenek 104 Tahun Berani Terjun Payung
Seorang nenek berusia 104 tahun menjadi orang tertua pemberani untuk ambil bagian dalam terjun payung. nenek tersebut bernama Peggy McAlpine, ia memiliki dua anak, empat cucu dan dua cicit.

Kini ia menunggu konfirmasi catatan rekor oleh pejabat Guinness Book. Nyonya McAlpine memecahkan rekor penerjun tertua setelah lima tahun lalu dilakukan oleh Mary Allen Hardison, dari Utah AS yang berusia 101-tahun.


7. Nenek Shuffle Dance
  
Tidak mau ketinggalan ketika banyak orang yang mencoba shuffle dance ala LMFAO, seorang nenek berusia 90 tahun pun dengan asyiknya berjoget sesuai lagu Party Rock Anthem.

Seakan tidak mau kalah dengan usia yang mulai menggerogoti tubuhnya, nenek ini dengan bersemangat melakukan shuffle dance meskipun terhalang oleh kekuatan badannya. Tidak peduli, yang penting nenek ini sangat gaul sekali!


8. Nenek Snipper
Chandro Tomar terlihat seperti nenek-nenek pada umumnya. Ia berumur 78 tahun, punya 6 anak dan sangat menyayangi 15 cucunya. Tetapi jangan salah! Rambut putih dan senyum ramahnya bisa membuatmu terjerumus.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Nenek Tomar diyakini merupakan penembak jitu atau sniper profesional tertua di dunia. Nenek asal Baghpat, Uttar Pradesh, India itu telah memenangi 25 kontes menembak jitu nasional. Dan yang lebih mencengangkan, ia mulai memegang senapan untuk pertama kalinya 10 tahun silam atau ketika umurnya 68 tahun.

Artinya dalam kurun waktu satu dekade ia mampu menguasai teknik menembak jitu dengan fasih. Kalau Vasily Zaitsev masih hidup, mungkin bakal ada adu tembak di antara mereka.

Semuanya bermula ketika Nenek Tomar menemani cucu perempuannya ke sebuah klub menembak. Cucunya amat tertarik dengan dunia ini namun ia malu untuk pergi sendirian. “Ketika aku sedang menungguinya, aku memutuskan untuk mencoba,” ungkap nenek renta itu. “Pelatih melihatku dan terkesima dengan bidikanku.”

Setelah itu ia pun berlatih secara teratur. Farooq Pathan mengatakan Nenek Tomar amat mahir sampai-sampai tak ada pria yang berlatih secara bersamaan karena takut dipermalukan. “Ia memiliki keahlian mumpuni, tangan yang kokoh, dan mata yang tajam,” ujarnya.

Talenta yang dimiliki Nenek Tomar tampaknya telah mendarah daging di dalam keluarganya. Seperti dikutip dari BBC, Seema, salah satu putrinya adalah wanita India pertama yang memenangi kejuaraan pistol dan senapan pada 2010. Sedangkan salah satu cucunya, Neetu Solanki, merupakan penembak jitu internasional yang mewakili India di kejuaraan yang berlangsung di negara-negara dunia seperti Hungaria dan Jerman. Kedua perempuan itu mengaku kisah Tomar telah menginspirasi mereka untuk semakin maju.

“Ia begitu mengagumkan,” ungkap Seema. “Jika ia bisa melakukannya, maka kami pun pasti bisa. Ia memperlihatkan kepada kami bahwa segala sesuatu itu bisa terjadi. Ia telah sangat membantu meningkatkan kehidupan kami.”

Neetu, cucu perempuannya, menambahkan bahwa di dalam masyarakat yang didominasi oleh lelaki seperti di India, neneknya memberi harapan kepada para generasi muda. 
“Para remaja putri mengatakan, ‘kalau nenek bisa, kenapa kita tidak?’ Aku katakan pada mereka: bekerja keraslah dan jagalah dagumu tetap ke atas dan Ente pasti akan bertualang ke banyak tempat,” kata Neetu.
 
sumber
ReadFull Article ..

Selasa, 11 Februari 2014

Gempa Bumi Lemah Landa Kupang Kedah


KUALA LUMPUR - Gempa bumi lemah berukuran 3.8 pada skala Ricther melanda Kupang di Kedah pada 8.26 pagi ini, menurut Jabatan Meteorologi Malaysia.


Gempa bumi itu berpusat di 11km selatan Baling dan gegaran kesan boleh dirasai di sekitarnya, menurut kenyataan jabatan itu di sini. - BERNAMA

ReadFull Article ..

Kamis, 26 Desember 2013

Benarkah Bumi Akan Bergelap Pada 23 24 dan 25 Disember 2012


Pihak NASA menjangkakan akan berlaku fenomena bumi akan gelap selama 3 hari bermula pada 23, 24 dan 25 Disember 2012. Apakah ini satu bencana dan berakhirnya dunia ini? Entah benar atau tidak ini hanyalah jangkaan manusia sahaja

Para Saintis NASA menjangkakan perubahan alam semesta dengan kegelapan penuh pada bumi selama 3 hari bermula pada 23 Disember 2012 bukanlah akan berakhirnya usia  dunia, tapi ini adalah “Penjajaran Alam Semesta“, di mana matahari dan bumi akan berada pada satu garis lurus untuk pertama kalinya. Bumi akan bertukar tempat dari dimensi ke 3 ke dimensi 0, lalu bertukar lagi ke dimensi ke 4.
Diramalkan Semua planet seakan-akan berbaris pada 23,24 dan 25 nanti
Semasa proses pertukaran ini, seluruh alam akan menghadapi perubahan besar, dan kita akan melihat dunia yang baru (Dark of the Earth). Dunia gelap tanpa sinar, tanpa cahaya matahari.

Semasa kejadian ini berlaku pihak NASA menasihatkan, bersedialah, ketenangan amatlah diperlukan, saling berhubung antara satu sama lain, berdoa, dan terus berdoa. Beristirehatlah di rumah selama 3 hari tu tanpa mengira apa kepercayaan yang dianuti oleh seseorang.
 Banyak perbahasan tentang apa yang akan terjadi 3 hari tersebut tapi ramai yang tidak percaya. Kita sebagai umat Islam percaya Kiamat itu pasti berlaku, tetapi bila berlaku? ianya urusan Allah. kita tunggu dan lihat sahaja nanti pada 23, 24 dan 24 Disember 2012 itu, Ini hanyalah jangkaan atau ramalan manusia sahaja tidak pasti. Tapi kalau benar-benar terjadi, sekurang-kurang kita dah tahu dan bersedia menghadapi dunia baru selama 3 hari tu nanti.
Selama 3 hari itu diramalkan tiada lagi sebarang cahaya yang menerangi bumi . . .
Menurut sesetengah saintis lagi fenomena ini tidak akan memberi kesan yang besar kepada alam semesta, Fenomena ini hanyalah fenomena biasa sahaja.
Beginilah gambaran ahli saintis kedudukan planet termasuk bumi pada 23,24 dan 25
 Hanya Allah yang Maha Mengetahui segalanya, wallahu ‘alam…Assalamualaikum…
ReadFull Article ..